Metode Hypnoteaching dalam Pembalajaran Matematika Melalui Jargon "Tetap Semangat dan Jangan Lupa Bahagia"
DOI:
https://doi.org/10.62825/revorma.v5i2.175Keywords:
Hypnoteaching, pembelajaran matematika, motivasi siswa, inovasi pendidikan, problem solving, partisipasi aktifAbstract
Metode Hypnoteaching muncul sebagai solusi efektif, mengintegrasikan teknik hipnosis ringan, afirmasi positif, dan pendekatan motivasional dalam kegiatan belajar-mengajar. Metode ini bertujuan menciptakan kondisi mental siswa yang rileks, fokus, dan terbuka terhadap pembelajaran matematika, sehingga proses pengolahan informasi menjadi lebih optimal. Best practice ini menekankan penerapan Hypnoteaching melalui tahapan pembelajaran yang sistematis, meliputi: (1) persiapan mental siswa melalui teknik relaksasi dan sugesti positif, (2) penyampaian materi matematika secara interaktif dan kontekstual, (3) penguatan pemahaman melalui latihan dan problem solving yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, (4) refleksi hasil belajar, serta (5) evaluasi dan pemberian umpan balik yang konstruktif.
Penerapan metode ini didukung oleh media pembelajaran inovatif, audio-visual, storytelling, humor edukatif, dan afirmasi motivasi, yang secara simultan menstimulasi intelektual, emosional, dan psikologis siswa. Penggunaan jargon inspiratif “Tetap Semangat dan Jangan Lupa Bahagia” menjadi landasan motivasional yang mengingatkan siswa untuk menjaga keseimbangan antara semangat belajar dan kesejahteraan emosional. Hasil observasi dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar, partisipasi aktif dalam diskusi dan kegiatan pembelajaran, kemampuan memahami konsep matematika, serta peningkatan skor hasil belajar.
Studi ini membuktikan bahwa Hypnoteaching bukan sekadar metode pengajaran, tetapi juga strategi pendidikan humanis yang efektif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan profesional guru, perancangan kurikulum inovatif, dan penyusunan strategi pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara kompetensi akademik dan pengembangan psikososial siswa.
Downloads
References
Ashcraft, M. H., & Moore, A. M. (2009). Mathematics anxiety. Journal of Psychoeducational Assessment, 27(3), 180–198. [https://doi.org/10.1177/0734282908330583] (https://doi.org/10.1177/0734282908330583)
Hariyanto, H. (2018). Hypnoteaching: Strategi pembelajaran positif. Jakarta: Prenadamedia Group.
Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation in mathematics education: Theory, research, and practice. New York: Routledge.
Santrock, J. W. (2019). Educational psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill.
Weimer, M. (2013). Learner-centered teaching: Five key changes to practice (2nd ed.). San Francisco: Jossey-Bass.
Pekrun, R. (2017). Emotions in education. London: Academic Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anwar Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










