Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa <p><a href="https://kepezatesdoner.com">slot gacor</a>Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran is a journal that publishes original papers researching in education and thought. It is published by the Research and Development Center of <a href="https://man1kotakediri.sch.id/" target="_blank" rel="noopener">MAN 1 Kota Kediri</a>, East java, Indonesia. This journal is indexed in Google Scholar.</p> <table style="height: 142px; width: 622px;"> <tbody> <tr> <td style="width: 155.5px;"><strong>Journal Title</strong></td> <td style="width: 450.5px;"><strong>Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran</strong></td> </tr> <tr> <td style="width: 155.5px;"><strong>ISSN</strong></td> <td style="width: 450.5px;"><strong>E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20211016500945309" target="_blank" rel="noopener">2808-4217</a> ; ISSN Print: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20211025000874154" target="_blank" rel="noopener">2808-6880</a></strong></td> </tr> <tr> <td style="width: 155.5px;"><strong>Editor in Chief</strong></td> <td style="width: 450.5px;"><strong>Dr. Zetty Azizatun Ni’mah, M.Pd.I</strong></td> </tr> <tr> <td style="width: 155.5px;"><strong>DOI Prefix</strong></td> <td style="width: 450.5px;"><strong>10.62825</strong></td> </tr> <tr> <td style="width: 155.5px;"><strong>Publisher</strong></td> <td style="width: 450.5px;"><strong>Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Kediri, Jawa Timur</strong></td> </tr> <tr> <td style="width: 155.5px;"><strong>Indexing</strong></td> <td style="width: 450.5px;"><strong><a href="https://drive.google.com/file/d/1Fzu0nyj9Dq3SR024bqoEa-NJKpOVx9Rp/view" target="_blank" rel="noopener">Sinta 5</a>, Scholar, Crossref, dll</strong></td> </tr> </tbody> </table> <p>Editors welcome scholars, researchers and practitioners of Education and Thought around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.</p> <p><br /><br /></p> MAN 1 Kota Kediri en-US Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran 2808-6880 Dari Tasawuf Falsafi ke Tasawuf Sunni: Membaca Ulang Kontroversi Syekh Siti Jenar dan Wali Sanga dalam Islamisasi Jawa https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/233 <p><em>The controversy between Shaykh Siti Jenar and the Wali Sanga is one of the significant discourses in the history of the Islamization of Java, often understood as a conflict between philosophical Sufism and Sunni Sufism. This understanding has frequently given rise to a dichotomy in which Siti Jenar is portrayed as a representative of metaphysical mysticism, while the Wali Sanga are positioned as representatives of Islamic orthodoxy. This article aims to re-examine the controversy by analyzing the development of Sufism, the teachings attributed to Siti Jenar, and the preaching strategies and spirituality of the Wali Sanga in the process of Islamization in Java. This study employs a library research method using historical and historiographical approaches. Data were collected from various relevant primary and secondary sources, including books, journal articles, and research findings, and were subsequently analyzed using content analysis and comparative analysis techniques.</em></p> <p><em>The findings indicate that the differences between the Sufism attributed to Siti Jenar and the Sufism developed within the Wali Sanga tradition are not merely concerned with questions of religious right and wrong. Rather, they reflect different epistemological orientations in understanding the relationship between human beings, God, Islamic law (sharia), and spiritual experience. The Wali Sanga developed a form of Sufism that situated mystical experience within the framework of Islamic creed (aqidah), sharia, and social life, whereas the teachings attributed to Siti Jenar placed greater emphasis on metaphysical reflection concerning human nature and divinity through the concept of manunggaling kawula-Gusti (the union of the servant and God). This study also finds that the sources concerning Siti Jenar are diverse and historiographically problematic; therefore, various narratives about the conflict between Siti Jenar and the Wali Sanga need to be examined critically. Accordingly, the Islamization of Java is more appropriately understood as a dialectical process involving negotiations among Islamic spirituality, local culture, religious authority, and the construction of Islamic knowledge, rather than as the triumph of one form of Sufism over another.</em></p> Zetty Azizatun Ni'mah Ahmad Rifa’i Copyright (c) 2026 Ni'mah Zetty Azizatun , Ahmad Rifa’i https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 130 159 10.62825/revorma.v6i2.233 Strategi Identifikasi Jaringan Otot melalui Sinkronisasi Teori dan Pengamatan Mikroskopis Pada Pembelajaran Biologi SMA https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/230 <p>Pembelajaran biologi SMA memerlukan rujukan visual yang menghubungkan teori jaringan otot dengan preparat mikroskopis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik mikroskopis otot rangka, jantung, dan polos serta merumuskan strategi identifikasinya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, pengamatan dilakukan pada preparat awetan mamalia menggunakan mikroskop cahaya pada perbesaran 100 x dan 400 x. Hasil pengamatan menunjukkan ciri khas masing-masing jaringan: otot rangka (nukleus perifer dan lurik), otot jantung (nukleus sentral dan diskus interkalaris), serta otot polos (sel berbentuk gelendong, nukleus sentral, tanpa lurik). Strategi identifikasi dirumuskan dalam tiga tahap: pengaturan pencahayaan/fokus, pengamatan bertahap dari rendah ke tinggi, dan verifikasi morfologi serentak. Penelitian ini menghasilkan acuan visual yang bermanfaat untuk pembelajaran, dengan saran pengujian lebih lanjut di kelas.</p> Rizal Surya Imanees Copyright (c) 2026 Rizal Surya Imanees https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 160 168 10.62825/revorma.v6i2.230 Relevansi Konsep Fonologi Ibnu Jinnī terhadap Perkembangan Fonetik Modern https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/207 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dikotomi antara kajian fonologi Arab tradisional yang dianggap normatif dengan sains linguistik modern yang empiris, yang berisiko memarjinalkan khazanah intelektual klasik sebagai dogma statis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran fonologi Ibnu Jinnī dalam kitab <em>Sirr Ṣinā‘at al-I‘rāb</em> terhadap prinsip-prinsip fonetik modern menggunakan metode kualitatif jenis studi pustaka (<em>library research</em>) dengan teknik analisis konten komparatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Ibnu Jinnī memiliki fondasi saintifik yang visioner, di mana deskripsi mekanisme suara beliau selaras dengan konsep <em>pulmonic egressive airflow</em>, pemetaan titik artikulasi (<em>makhārij al-ḥurūf</em>) yang presisi sesuai standar IPA, serta klasifikasi <em>jahr</em> dan <em>hams</em> yang akurat terhadap aktivitas pita suara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi linguistik Arab klasik memiliki validitas saintifik yang melampaui zaman dan tetap relevan sebagai basis pengembangan teori fonologi di era digital. Sinergi antara kearifan klasik dan metodologi modern ini terbukti mampu memitigasi dikotomi pemikiran sekaligus memperkaya inovasi dalam metodologi pengajaran bahasa Arab secara universal.</p> Ahmad Sobri Maulana Hamzah Fathurrahman Arroja Lina Marlina Isop Syafei Nurhafizah Copyright (c) 2026 Ahmad Sobri Maulana https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 169 181 10.62825/revorma.v6i2.207 Implikasi Kurikulum Berbasis Cinta terhadap Profil Guru dalam Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/206 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi Kurikulum Berbasis Cinta terhadap profil guru dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik di era digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya fenomena degradasi moral, seperti rendahnya empati, sikap individualistis, dan lemahnya toleransi di kalangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dan kredibel. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memberikan implikasi yang signifikan terhadap transformasi peran dan kompetensi guru, meliputi aspek pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai teladan, fasilitator, dan pembimbing dalam menginternalisasi nilai-nilai karakter seperti empati, kasih sayang, dan kepedulian. Selain itu, implementasi kurikulum ini mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih harmonis, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik secara holistik. Dengan demikian, keberhasilan penguatan pendidikan karakter sangat bergantung pada kesiapan serta kualitas profil guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai berbasis cinta ke dalam proses pembelajaran secara konsisten dan reflektif.</p> Rois Salman As Sai Moh Faizin Copyright (c) 2026 Rois Salman As Sai, Moh Faizin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 182 193 10.62825/revorma.v6i2.206 Paradigma Filosofis Mahabbah Rabi'ah Al-Adawiyah dan Implikasinya Terhadap Pengembangan Pendidikan Islam Humanis https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/215 <p>Pendidikan Islam kontemporer menghadapi berbagai tantangan yang ditandai oleh kecenderungan pembelajaran yang berorientasi pada aspek kognitif dan relasi pedagogis yang kurang humanis. Kondisi tersebut menuntut adanya landasan filosofis yang mampu mengintegrasikan pengembangan intelektual, moral, dan spiritual secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji paradigma filosofis <em>mahabbah</em> Rabi’ah al-Adawiyah serta implikasinya terhadap pengembangan praktik pendidikan Islam humanis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (<em>library research</em>) dan dianalisis menggunakan analisis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, <em>mahabbah</em> memandang manusia sebagai makhluk spiritual yang memiliki fitrah cinta kepada Allah dan sesama. Secara epistemologis, <em>mahabbah</em> menempatkan cinta sebagai dasar dalam proses memperoleh dan mentransmisikan ilmu melalui relasi yang dilandasi kasih sayang dan penghormatan terhadap peserta didik. Secara aksiologis, <em>mahabbah</em> melahirkan nilai-nilai humanis berupa kesetaraan, kebebasan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Nilai-nilai tersebut berimplikasi pada pembentukan tujuan pendidikan Islam humanis, penguatan hubungan harmonis antara warga sekolah, pengembangan desain pembelajaran berbasis <em>mahabbah</em> dan humanis, serta integrasi evaluasi pendidikan Islam humanis. Dengan demikian, konsep <em>mahabbah</em> Rabi'ah al-Adawiyah dapat menjadi fondasi filosofis bagi pengembangan pendidikan Islam humanis yang memadukan dimensi intelektual, moral, dan spiritual secara utuh.</p> Yeni Endiana Ahmad Barizi Dwi Apriliani Muhammad Sa’dul Kholqi Copyright (c) 2026 Yeni Endiana, Ahmad Barizi, Dwi Apriliani, Muhammad Sa’dul Kholqi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 194 206 10.62825/revorma.v6i2.215 Kajian Konseptual Manajemen Kurikulum dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/213 <p>Manajemen kurikulum merupakan komponen krusial yang menentukan kualitas penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam (PAI) di lembaga pendidikan. Lemahnya pengelolaan kurikulum PAI berdampak langsung pada rendahnya pencapaian kompetensi peserta didik, baik pada aspek pengetahuan, sikap, maupun keterampilan keagamaan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual manajemen kurikulum dalam pembelajaran PAI, meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, standar kompetensi lulusan, serta pengembangan bahan ajar, media, dan sumber belajar. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (<em>library research</em>) dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui pengumpulan, seleksi, dan analisis sumber-sumber primer maupun sekunder yang relevan, mencakup buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum PAI yang efektif mensyaratkan keterpaduan antara perencanaan yang sistematis, pelaksanaan yang terkelola secara profesional, dan evaluasi yang berkesinambungan. Standar Kompetensi Lulusan PAI yang berorientasi pada pembentukan insan beriman dan berakhlak mulia harus menjadi acuan dalam seluruh tahapan manajerial. Pengembangan bahan ajar, media pembelajaran, dan sumber belajar yang inovatif turut menjadi faktor determinan kualitas pembelajaran PAI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen kurikulum PAI secara integral dan terstruktur merupakan prasyarat fundamental bagi terwujudnya tujuan pendidikan Islam yang komprehensif.</p> Ahmad Faisal Abdul Abbas Imam Ali M.H Nur Ahid Copyright (c) 2026 ahmad faisal https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 207 219 10.62825/revorma.v6i2.213 Penanaman Nilai Islam dalam Pembentukan Karakter Siswa melalui Tahfidz Al-Qur’an di MTs Darul Ulum https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/223 <p>Pendidikan karakter berbasis nilai Islam sangat penting untuk menyiapkan generasi yang religius, disiplin, dan berakhlak mulia di era digital yang penuh tantangan, sedangkan kajian tentang proses penanamannya di madrasah pedesaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penanaman nilai-nilai Islam serta problem pembentukan karakter siswa melalui program Tahfidz Al-Qur’an di MTs Darul Ulum Kepuhdoko, Tembelang, Jombang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru Tahfidz, dan lima siswa kelas 8 yang dipilih secara purposif. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan setiap pagi selama 30 menit tersebut menanamkan enam nilai utama, yakni religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kesabaran dan ketekunan, serta adab dan akhlak. Nilai-nilai itu ditanamkan melalui murojaah bersama, setoran hafalan tatap muka, dan kartu kontrol hafalan dengan metode wahdah, sima’i, dan kitabah, sehingga nilai-nilai tersebut tercermin dalam perilaku siswa di sekolah maupun di rumah. Problem yang dihadapi meliputi fluktuasi motivasi siswa, manajemen waktu di tengah beban akademik, rendahnya dukungan keluarga, pengaruh gawai dan lingkungan pergaulan, serta keterbatasan guru Tahfidz. Pembahasan menunjukkan bahwa temuan tersebut sejalan dengan kajian terdahulu tentang tahfidz dan karakter religius di madrasah maupun sekolah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa program Tahfidz Al-Qur’an efektif sebagai media penanaman nilai Islam. Penelitian menyarankan penguatan strategi motivasi, penambahan kapasitas guru, pelibatan orang tua secara rutin, serta penelitian lanjutan lintas madrasah.</p> Rahayu Rahmah Maulidiyah Hidayatur Rohmah Chusnul Chotimah Copyright (c) 2026 Rahayu Rahmah Maulidiyah, Hidayatur Rohmah, Chusnul Chotimah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 220 230 10.62825/revorma.v6i2.223 Model ADDIE dalam Pembelajaran Digital untuk Pendidikan dan Pelatihan: Tinjauan Sistematis Tren, Efektivitas, dan Arah Riset https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/227 <p>Model ADDIE digunakan dalam beragam lingkungan pembelajaran digital dalam konteks pendidikan dan pelatihan, dari kursus daring hingga lingkungan imersif, pembelajaran bauran, metaverse, dan kecerdasan artifisial. Kajian ini menelaah perubahan fungsi model, kekuatan bukti yang mendasari klaim efektivitas, serta agenda riset berikutnya. Penelusuran sampai 27 Agustus 2026 dilakukan melalui ERIC, PubMed, DOAJ, penelusuran sitasi, dan verifikasi pada laman resmi penerbit dengan prioritas pada artikel yang ditelaah sejawat dari jurnal terindeks Scopus. Sebanyak 29 artikel inti dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa ADDIE tidak selalu diterapkan secara linear; evaluasi formatif dan data pembelajaran dapat digunakan untuk memperbarui analisis dan desain. Sejumlah studi komparatif melaporkan hasil yang lebih baik, tetapi temuan tersebut belum dapat diatribusikan kepada ADDIE semata karena intervensi juga melibatkan teknologi atau strategi pedagogis tertentu. Kelayakan, penerimaan, keterlibatan, dan hasil belajar karena itu perlu dibaca sebagai bentuk bukti yang berbeda. Agenda riset berikutnya perlu memperkuat desain pembanding dan longitudinal, memperjelas keputusan pada setiap tahap, memanfaatkan data pembelajaran secara bertanggung jawab, serta mempertahankan pengawasan manusia ketika kecerdasan artifisial digunakan dalam desain pembelajaran.</p> Andi Rustandi Hoirunisa Copyright (c) 2026 Andi Rustandi, Hoirunisa https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 231 248 10.62825/revorma.v6i2.227 Peran Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Minat Siswa dalam Kegiatan Ekstrakulikuler Futsal di SMA Nurul Amal Palembang https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/197 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan minat dan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler futsal sebagai sarana olahraga sekaligus pembentukan karakter, dengan tujuan menganalisis peran kepala sekolah dalam menumbuhkan minat siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat di SMA Nurul Amal Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kepala sekolah sebagai informan kunci serta pembina dan siswa sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan signifikan dalam meningkatkan minat siswa melalui penyediaan sarana dan prasarana, penunjukan pembina yang kompeten, pemberian motivasi dan reward, serta pengembangan program yang terencana dan kemitraan eksternal. Faktor pendukung meliputi profesionalitas pembina dan ketersediaan fasilitas, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan dana, fasilitas, dan konsistensi siswa dalam mengikuti kegiatan. Dengan demikian, peran kepala sekolah menjadi kunci keberhasilan dalam pengembangan kegiatan ekstrakurikuler futsal, sehingga disarankan adanya peningkatan dukungan kebijakan dan pengelolaan program yang berkelanjutan.</p> Ridho Tulloh Choirunniswah Dian Maulina Copyright (c) 2026 Ridho Tulloh https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 249 257 10.62825/revorma.v6i2.197 Kedudukan Perempuan dalam Sistem Politik Perspektif Fiqih Kontemporer https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/232 <p>Perkembangan ilmu pengetahuan membawa manusia kepada modernisasi di berbagai aspek dalam kehidupan. Dampak paling nyata dari adanya modernisasi tersebut adalah perubahan dan munculnya persoalan-persoalan baru dalam kaitannya dengan hukum Islam. Tidak jarang persoalan yang ditemukan membutuhkan kejelasan hukumnya dalam perspektif Islam. Dalam menyikapi persoalan yang ditemukan dewasa ini, fikih kontemporer menjadi sebuah Ilmu yang seharusnya didalami. Pada era globalisasi ini terjadi perubahan pradigma di beberapa aspek kehidupan, salah satunya dI bidang sumber daya manusia terutama kepemimpinan. Jika zaman dahulu kepemimpinan hanya identik dengan kaum laki-laki namun saat ini sudah mulai banyak perempuan yang menduduki jabatan tinggi sebagai pemimpin Di sisi lain, pandangan Islam terhadap perempuan tidak membedakan posisi mereka. Islam tidak mengenal diskriminasi antara perempuan dan laki-laki.Tulisan ini merupakan sebuah tinjauan yang mengkaji berbagai macam tantangan dalam kepemiminan perempuan. Data diperoleh dari studi kepustakaan dari berbagai sumber referensi seperti buku, artikel yang dipublikasi di jurnal dan sumber lainnya yang relevan. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya upaya mewujudkan kesamaan hak dan seteraan gender, sehingga kesempatan perempuan untuk menjadi pemimpin tidak terbatasi. Beberapa perempuan telah berhasil menduduki jabatan-jabatan strategis baik dalam bidang politik ekonomi dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedudukan perempuan dalam sistem politik menurut beberapa ulama kontemporer, termasuk Yusuf Al-Qardhawi, Quraish Shihab, Hasan Al-Banna, dan Amin Wadud. Paradigma penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Objek kajian dalam penelitian ini adalah pemikiran ulama kontemporer mengenai hukum perempuan dalam politik. Penelitian ini juga menggambarkan berbagai pandangan dari keempat ulama beserta landasan yang digunakan dalam menetapkan kedudukan hukum perempuan dalam politik.</p> Nabilla Awalina Copyright (c) 2026 Nabilla Awalina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-11-01 2026-11-01 6 2 258 270 10.62825/revorma.v6i2.232